Kaltaraviral. BALI – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Achmad Djufrie, berharap Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (Rakernas ADPSI) Tahun 2026 mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Harapan tersebut disampaikan Achmad Djufrie usai menghadiri Rakernas ADPSI 2026 yang digelar di Bali. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Wakil Ketua DPRD Kalimantan Utara, Muddain, serta Sekretaris DPRD Kalimantan Utara, Mohammad Pandi.
Rakernas ADPSI 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus. Forum nasional tersebut menjadi wadah konsolidasi bagi pimpinan dan anggota DPRD provinsi se-Indonesia bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Menurut Achmad Djufrie, Rakernas ADPSI memiliki posisi strategis sebagai ruang koordinasi dan penyamaan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Rakernas ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kita berharap rekomendasi yang dihasilkan benar-benar dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta mempercepat pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam Rakernas ADPSI 2026, di antaranya penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, peningkatan investasi, hingga pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Achmad Djufrie menegaskan, DPRD memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Menurutnya, ketiga fungsi tersebut harus dijalankan secara optimal agar kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan kontribusi nyata dari pemerintah daerah melalui kolaborasi yang erat dan berkesinambungan.
“Daerah harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Melalui Rakernas ADPSI 2026, diharapkan lahir berbagai rekomendasi konkret yang mampu memperkuat peran DPRD sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah, termasuk di Kalimantan Utara. (*)





