KALTARAVIRAL.COM-Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan apresiasi kepada Kabupaten Malinau yang konsisten menjadi daerah terdepan dalam evaluasi APBD setiap tahun. Penilaian ini disampaikan dalam kegiatan evaluasi bersama Pemprov Kaltara dan Pemkab Malinau, Jumat (12/12/25).
Kepala BPKD Malinau, Martha Daring, mengatakan Malinau mendapat pujian karena selalu lebih awal menyampaikan dan mengevaluasi dokumen APBD. Selain itu, kebijakan Malinau yang mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN meski ada penyesuaian anggaran juga diapresiasi.
Keputusan tidak memotong TPP dibuat Sekda Ernes Silvanus dan Bupati Wempi untuk menjaga kinerja ASN dan pelayanan publik, serta sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Evaluasi berjalan lancar, belanja wajib seperti infrastruktur, pendidikan, dan pengawasan tetap terpenuhi.
Martha menambahkan, forum evaluasi juga membuka harapan agar pemerintah pusat meninjau besaran dana transfer ke daerah pada 2026, khususnya untuk mendukung program prioritas dan pembangunan di wilayah perbatasan. Secara umum, Pemprov Kaltara menilai pengelolaan anggaran Malinau sudah sesuai peruntukan dan wajar (tyo)





